PADA bulan Mei 2007, sejumlah ayam mati di pasar Timika hasil tes laboratorium Maros mengindikasikan bahwa aayam tersebut mati diakibatkan oleh virus Flu Burung. Pemda Mimika telah melakukan langkah-langkah pencegahan agar hal ini tidak meluas.

Untuk meningkatkan usaha pencegahan Flu Burung perhatikanlah hal-hal berikut:

1. Jangan memegang ayam mati kecuali apabila Anda memakai sarung tangan dan masker.
2. Membeli produk ayam segar atau beku dari sumber yang dapat dipercaya.
3. Mencuci tangan Anda dengan sabun dan air dengan baik setelah memegang daging ayam atau telur yang mentah.
4. Memisahkan peralatan yang digunakan untuk mengolah ayam mentah dari peralatan makan lainnya- cucilah dengan bersih setelah digunakan.
5. Hanya makan ayam dan telur yang telah dimasak dengan sempurna.
6. Apabila keluarga Anda memelihara ayam dan ada yang mati, pastikan ayam tersebut dikubur atau dibakar secepatnya; apabila flu burung dicurigai, mohon laporkan segera kepada Dinas Peternakan.
7. Apabila Anda atau anggota keluarga Anda menunjukan ”tanda-tanda flu” (panas tinggi, nyeri otot, dan batuk) setelah berada di sekitar ayam yang sudah mati, Anda harus melapor ke fasilitas kesehatan terdekat secepatnya.

Kita musti waspada Flu Burung……….bukan hanya Timika aja yang waspada tapi di seluruh Indonesia juga.