Malaria adalah penyakit yang menyebalkan. Malaria menjadi penyakit yang khas untuk Papua. Untuk orang yang pertama kalinya menginjakkan kakinya di Papua dan berniat berdomisili untuk waktu yang lama, hati-hati dan bersiaplah kena malaria.
Saking dahsyatnya malaria, saat ini ada tiga jenis obat penyakit malaria, yaitu cloroquin, piremetamin dan sulvadoxin, sudah tidak mempan lagi untuk mengobati pasien malaria di Timika, Papua.
Tapi tidak perlu khawatir, ada obat malaria terbaru yang sangat ampuh untuk mengobati malaria yaitu Duocotexcin, obat ini mengandung dihidroartemisinin yang berfungsi untuk membunuh kuman dengan sangat cepat sedangkan piperquin akan lebih lama bertahan dalam darah untuk menjaga agar tidak terjadi infeksi berulang.
Sejauh ini obat duocotexcin belum didistribusikan ke seluruh Puskesmas dan klinik-klinik kesehatan di seluruh Mimika, hanya terdapat di Rumah Sakit Mitra Masyarakat, Klinik PHMC, RS Tembagapura, RS Waa-Banti, Klinik ISOS, Puskemas Mapurujaya, Puskesmas Timika Jaya/SP 2, Puskesmas Kwamki Lama dan Puskesmas Kwamki Baru.
Jadi Kalau terserang malaria, silakan tes malaria di klinik jika positif malaria, bawalah hasil tes tersebut ke tempat-tempat tersebut untuk mendapatkan duocotexin. Efek samping obat ini paling banyak ditemui mencret.


10 comments
Comments feed for this article
Januari 2, 2009 pada 7:21 pm
ubaidillah
Assalamualaikum ..salam kenal wahai ahli malaria
Januari 2, 2009 pada 7:33 pm
ubaidillah
bagaimana pengalaman anda ketika di papua
Januari 6, 2009 pada 3:47 pm
MenoTimika
@ubaidillah
Di Papua tak seseram yang di gembar gemborkan orang…
Malah Papua damai dan tentram…..
Januari 22, 2009 pada 12:51 pm
benny
salam kenal saja.
utk Meno timika
berita dan tulisan di web ini baguss krn mempromosikan papua.
semoga lebih banyak yang mengenal papua.
daratan papua memang menjanjikan kok ya?
terbukti dengan jumlah penduduk yang hampir 50% pendatang kan?
mari kita bangun papua rame-rame dengan apa yang bisa kita lakukan secara positip.
ok slamat ya.
Februari 11, 2009 pada 2:52 pm
hanez fandy
papua ialah anugrah Tuhan yg tak ternilai harganya..
saya pingin bgt kesana..
April 25, 2009 pada 6:53 pm
sitti maslina
saya bersyukur sekali dengan kehadiran duocotexin meskipun masih dalam penelitian klinis…
Mei 3, 2009 pada 11:32 am
fattah
saya sudah lama mengidap malaria jenis vivax, apakah obat ini ampuh untuk malaria jenis tertiana (vivax). kemudian dimana saya bisa mendapatkannya karena saya tinggal di jakarta. mohon informasinya….
terima kasih.
fattah 08111333578
Juli 24, 2009 pada 9:57 am
Anwar septiadi
yang terhormat para ahli penyakit malaria.
saya mau bertanya bagaimana cara saya untuk mendapatkan obat duocotexcin ter sebut sedangkan saya tinggal di Palembang……..
bagi para ahli tolong kasi solusinya …..
karna ibu saya terkena malaria yang sangat membandel dan derulang-ulang
sekali lagi untuk para ahli dan dokter tolonglah kasi solusinya
Agustus 2, 2009 pada 10:47 am
anwar pribadi
Assalamualaiku…salam kenal ahli malaria..
soal penyakit yang satu ini bukan hal yang asing dari hidup saya….
darah saya sudah terinfeksi sejak aku lahir muking udah penyakit keturunan..
tolong bagaimana selusinya…..
agar saya bisa mendapatkan obat terbaru ini……
daerah saya sul-bar ada ngak dijual apotik……
kasi infonya don’k……….
Oktober 1, 2009 pada 8:29 pm
kristine
Lam Kenal…
saya dan suami ada rencana menetap di daerah cendrawasih-Lereh dlm waktu yg cukup lama.
MOhon informasinya,, apakah daerah Lereh termasuk berpotensi utk malaria ????
tmksi sebelumnya..
085647997007