You are currently browsing the monthly archive for Januari, 2008.
Ada sebuah keluarga yang terdiri dari, Ayah, Ibu dan anak. Anak itu baru berusia 6 tahun dan duduk di kelas 1 SD.
Biasanya saat jam sekolah ayah pergi ke kantor. Tapi pagi menjlang siang kira kira jam 10, Ayah pulang. Karena si kecil tidak ada maka Ayah mengajak Ibu untuk ngesex. Celakanya saking asiknya mereka lupa menutup semua pintu dan tanpa sadar itu jam pulang sekolah bagi anaknya.
Sejak mantan Presiden RI ke-2, Soeharto jatuh sakit hampir semua TV berlomba-lomba menayangkan perkembangannya dari waktu ke waktu dan para wartawan pun sampai menginap di RSPP. Pokoknya berita selalu ada Soeharto…. Soeharto dan Soeharto. Hingga Akhirnya Minggu (27/1) pukul 13.10 WIT Soeharto meninggal, sejak saat itu TV juga masih berlomba-lomba menayangkan prosesi pengangkutan mayat ke Cendana hingga pemakaman di Astana Giribangun Karanganyar, Jawa Tengah.
Bukan hanya TV saja, tadi malam sebelum saya tidur ada sebuah SMS yang masuk bunyinya seperti ini :
“<forwarded from 085267703575> Permohonan Ibu Siti Hardianti Rukmana (mbak Tutut). Atas nama semua anak dan cucu mantan Presiden Soeharto, mohon pengampunan beliau pd masa2 yg lalu. Sebarkan ke 10 tmn dan pulsa anda bertmbh 500.000 scr otomatis. Sudah terbukti!!! Cepat, hanya berlaku hr ini (s/d pkl 23)”
+62081354106809.
Ah hare gene masih ada orang Bodoh yang percaya ama SMS HOAX seperti itu. Dua minggu lebih TV2 dihiasi oleh perkembangan Soeharto…. hingga pagi tadi sebelum saya berangkat ke kantor. Tapi emang benar2 BODOH tuh orang yang mau ngirim ke 10 orang SMS HOAX itu, bukannya pulsa bertambah yang benar malah pulsa anda berkurang.
DALAM kehidupan masyarakat Suku Amungme, pembagian peran dalam perekonomian rumah tangga dapat dikatakan tidak berimbang. Perempuan biasanya mendapat porsi tanggung jawab terbesar.
Seorang ibu di Kampung Amungun, Distrik Akimuga mengatakan bahwa tugas laki-laki dalam pekerjaan berkebun adalah membuka lahan untuk berkebun. Menebang pohon dan membabat semak-semak sehingga terbentuk sebidang tanah yang siap ditanami oleh bibit sayuran adalah tugas kaum pria.
Petugas keamanan dibayar untuk
mengamankan jalannya pertandingan bukan menonton!
Marah, Kesal, Kecewa semua bercampur menjadi satu ketika menyaksikan pertandingan babak 8 besar Liga Indonesia antara Persiwa Wamena dan Arema Malang. Bagaimana tidak marah, pertandingan yang begitu seru harus dinodai oleh kepemimpinan wasit yang sangat tidak adil. Seandainya malam itu wasit bisa memimpin dengan baik, partai tersebut bisa menjadi suguhan yang sangat menghibur bagi penonton maupun penggemar Liga Indonesia.
Tercatat tiga kali gol Arema dianulir oleh wasit. Dua gol Patricio Morales dan satu gol Mba mba semuanya dianulir. Keputusan wasit untuk gol pertama yang di cetak oleh Pato memang sangat tepat karena sebelum Pato mencetak gol terlebih dahulu handsball dan gol kedua Pato sudah terjebak Offside.
Ketika membaca sebuah surat kabar, saya menemukan sebuah berita yang sangat bertolak belakang dengan yang terjadi di Timika. Inti beritanya seperti ini:
“Dua Ibu Rumah Tangga ditangkap oleh jajaran kepolisian Biak Numfor saat menjual KUPON PUTIH alias TOGEL. Menurut Kapolres Biak Numfor itu merupakan salahsatu bukti bahwa polisi serius dalam pemberantasan perjudian di Biak Numfor dan itu adalah perintah dari atasan (Kapolda dan Kapolri)”.
Berbeda dengan Kabupaten Mimika, judi TOGEL aman-aman saja. Penjual dan pembeli bebas bertransaksi. Hadiah yang ditawarkan dari judi TOGEL memang menggiur, satu kupon (nomor 2,3,4 angka) minimal RP 5.000 dan jika menang yang didapat untuk 2 angka 350.000, 3 angka 1 juta lebih sedangkan 4 angka Rp 13 juta. (saya nga tau pastinya).
Ironis memang disaat daerah lain memberantas perjudian, di Timika malah tak tersentuh. Atau mungkin pihak kepolisian Timika masih belum mendapat perintah dari atasannya sehingga tidak ada gerakan untuk pemberantasan perjudian.
Eeem………… Bagi ada penggemar TOGEL, kalau mau pasang ke Timika Aja Bueeeebaas………… (eit buka promosi cuma sekedar info
)


Yang mengomen